01933 2200229 4500001002100000005001500021035002000036245006400056100002500120250002300145300003400168700003100202700003000233700002800263260003200291082001100323084001700334020002200351650002600373520127000399504003401669INLIS00000000000496620260305100349 a0010-03260000141 aBrand dan E-Marketing Pariwisata /cDr. I Made Bayu Wisnawa0 aWisnawa, I Made Bayu aCet. 1, Maret 2022 axii, 154 hlm :bilus ;c23 cm0 aI Wayan Kartimin (penulis)0 aNi Made Hartini (penulis)0 aWahyu N. Cahyo (editor) aSleman :bDeepublish,c2022 a658.81 a658.81 WIS b a978-623-02-4351-6 4aPemasaran di internet aPandemi Covid-19 menyebabkan pariwisata terpuruk. Namun demikian bukan berarti pariwisata akan mati. Pariwisata pasti tetap hidup, karena berwisata merupakan kebutuhan setiap manusia. Pemberlakuan kebiasaan New Normal membuka harapan bangkitnya kembali kepariwisataan. Segenap pemangku kepentingan pariwisata dituntut harus mampu beradaptasi terhadap keadaan yang baru ini. Pengetahuan mengenai pemasaran pariwisata sangat dibutuhkan untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan. Buku ini menawarkan pengetahuan dasar bagi segenap stakeholder pariwisata, dengan menekankan pada konsep brand dan e-marketing. Selain itu pembahasan mengenai dasar pariwisata, konsep pemasaran, konsep inti pemasaran, bauran pemasaran, kepuasan dan kualitas layanan memperkaya khazanah berpikir yang memberikan inspirasi dalam pengambilan keputusan bisnis pariwisata. Pada bagian akhir diperkuat dengan hasil penelitian mengenai "Pengembangan E-Marketing Berdasarkan Model Brand Loyalty Wisatawan yang Berkunjung Ke Bali Poda Era New Normal untuk melihat keterkaitan antara brand image, brand awareness, service quality, customer satisfaction dalam membentuk loyalitas wisatawan, dan peranan e-marketing untuk dapat mengkomunikasikan produk wisata secara efektif dan efisien. aBibliografi : halaman 126-140